
Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Literasi Keuangan kepada Siswa SD Negeri Kepuharjo melalui Kreasi Celengan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut mengenalkan literasi keuangan kepada siswa melalui program kerja individu "Edukasi Literasi Keuangan Gemar Menabung dan Kreasi Dekorasi Celengan". Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus bersama siswa kelas IV SD Negeri Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Sleman — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut mengenalkan literasi keuangan kepada siswa melalui program kerja individu "Edukasi Literasi Keuangan Gemar Menabung dan Kreasi Dekorasi Celengan". Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus bersama siswa kelas IV SD Negeri Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Program ini dilaksanakan sebagai kegiatan edukasi yang mengajak siswa untuk mengenal cara mengelola uang saku sekaligus membuat sendiri media untuk menabung. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi tentang menabung, tetapi juga mendampingi siswa selama proses berkarya. Siswa dibantu untuk memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, menentukan tujuan menabung, serta mewujudkan celengan mereka masing-masing. Dengan cara tersebut, siswa dapat belajar mengelola uang melalui kegiatan yang dekat dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan tanya jawab ringan mengenai kebiasaan siswa menggunakan uang saku. Dari percakapan tersebut diketahui bahwa sebagian besar siswa membelanjakan seluruh uang sakunya untuk jajan pada hari yang sama, dan hanya sedikit yang pernah menyisihkan sebagian untuk ditabung. Sebagian siswa juga belum memiliki tempat menabung sendiri di rumah. Kondisi tersebut menjadi titik awal penyampaian materi.

Materi dilanjutkan dengan pengenalan mengenai uang rupiah dan nilainya, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta kebiasaan menyisihkan sebagian uang saku sebelum dibelanjakan. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Mahasiswa KKN memberikan contoh yang dekat dengan keseharian siswa, seperti membandingkan alat tulis yang dibutuhkan untuk sekolah dengan jajanan atau mainan yang sifatnya hanya diinginkan. Melalui contoh tersebut, siswa diajak memahami bahwa tidak semua hal yang ingin dibeli harus dibeli saat itu juga.
Pemahaman siswa kemudian diuji melalui kuis sederhana bertajuk "Pilih Jajan atau Tabung". Dalam kuis tersebut, siswa diminta menentukan keputusan atas beberapa situasi sehari-hari, misalnya ketika memiliki uang saku lebih atau ketika melihat jajanan baru di kantin. Siswa tidak hanya memilih, tetapi juga diminta menyampaikan alasan di balik pilihannya. Suasana kelas menjadi cukup interaktif karena siswa saling menanggapi jawaban temannya.
Setelah materi disampaikan, siswa mulai membuat celengan masing-masing. Bahan utama yang digunakan berupa botol plastik dan kaleng bekas yang dilengkapi kertas warna, kain flanel, stiker, pita, lem, dan spidol. Siswa diberikan kebebasan untuk menentukan bentuk dan hiasan sesuai imajinasi maupun hal-hal yang mereka sukai. Selama proses menghias, mahasiswa KKN mendampingi siswa yang masih mengalami kesulitan, terutama dalam memotong bahan dan menyusun hiasan.
Kegiatan menghias berlangsung dengan suasana yang menyenangkan. Hasil karya siswa pun cukup beragam, mulai dari celengan bermotif bunga, bintang, hewan, hingga celengan dengan nama pemiliknya sendiri. Dari celengan yang dibuat, terlihat bahwa setiap siswa memiliki cara masing-masing dalam menuangkan ide dan kesukaan mereka ke dalam sebuah karya.

Pada tahap akhir, setiap siswa menuliskan satu target tabungan pribadi pada kartu bertajuk "Mimpiku" yang kemudian ditempelkan pada celengan. Target yang dituliskan beragam, seperti membeli alat tulis, sepatu, sepeda, buku bacaan, hingga menabung untuk keperluan sekolah. Dengan adanya kartu tersebut, celengan tidak hanya berfungsi sebagai wadah penyimpanan uang, tetapi juga sebagai pengingat tujuan yang ingin dicapai oleh masing-masing siswa.
Seluruh siswa kemudian mendapat kesempatan untuk menunjukkan celengan buatannya di depan teman-teman secara bergantian, sekaligus membacakan target tabungan yang telah mereka tulis. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan hasil karyanya, tetapi juga melatih keberanian mereka untuk berbicara dan tampil di depan kelas.
Sebagai bentuk tindak lanjut, mahasiswa KKN memberikan kartu catatan tabungan harian kepada setiap siswa. Kartu tersebut digunakan untuk mencatat uang yang dimasukkan ke dalam celengan setiap hari, sehingga siswa dapat melihat sendiri perkembangan tabungannya. Guru kelas menyatakan kesediaan untuk melakukan pengecekan secara berkala agar kebiasaan menabung tetap berjalan setelah program KKN berakhir.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kecakapan hidup siswa sekolah dasar, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan literasi keuangan sejak usia dini, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan kembali botol dan kaleng bekas sebagai media pembelajaran.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini memberikan pengalaman untuk terlibat langsung dalam penguatan literasi keuangan bersama siswa sekolah dasar. Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendampingi siswa dari tahap memahami konsep hingga menghasilkan celengan beserta target tabungannya. Proses tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena konsep menabung yang semula terasa abstrak dapat diwujudkan menjadi benda yang dimiliki dan digunakan siswa sendiri.
Rangkaian kegiatan yang dimulai dari pengenalan materi, kuis, pembuatan celengan, hingga penulisan target tabungan tersebut diharapkan dapat menjadi awal terbentuknya kebiasaan menabung pada siswa SD Negeri Kepuharjo. Celengan hasil karya siswa diharapkan dapat terus digunakan dan menjadi pengingat bahwa tujuan sederhana yang mereka miliki dapat dicapai dengan menyisihkan sedikit demi sedikit uang saku mereka.
Kabar ini ditulis pengurus Pokdarwis Dewi Batari. Ada yang ingin ditanyakan atau dikoreksi? Hubungi kami lewat kontak di kaki halaman.
Kabar serupa
Lihat semua kabar
Kegiatan
Mahasiswa KKN UNY Ajak Siswa SD Negeri Kepuharjo Belajar dan Berkarya melalui Puisi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut mengenalkan sastra kepada siswa melalui program kerja individu “Belajar dan Berkarya melalui Puisi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 bersama siswa kelas IV SD Negeri Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman
Pokdarwis Batur4 menit baca
Kegiatan
Mahasiswa KKN UNY Kembangkan Paket Wisata Konservasi Anggrek “Mini Orchid Bottle” di Dusun Batur
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperluas kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berbasis potensi lokal. Salah satu wujudnya dilaksanakan oleh Kelompok KKNM-32146 UNY melalui kegiatan “Pembuatan Paket Wisata Anggrek dan Short Video Promosi Anggrek (Mini Orchid Bottle)” di Padukuhan Batur, Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Pokdarwis Batur4 menit baca
Kegiatan
Mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta Edukasi Strategi Pemasaran dan Dampingi Pengembangan Media Promosi UMKM Batur
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan edukasi strategi pemasaran dan pendampingan pengembangan media promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Batur. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN UNY yang ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memahami strategi pemasaran sekaligus meningkatkan cara mereka mengenalkan produk kepada konsumen.
Pokdarwis Batur4 menit baca
