Lompat ke konten utama
Dewi Batari

Daya Tarik

Yang Bisa Dilihat

Tidak ada yang dipentaskan di sini. Yang kamu lihat kegiatan yang memang berjalan tiap hari. Sebagian bisa didatangi langsung. Sebagian perlu dikabari dulu, karena tempatnya pekarangan orang.

4 daya tarik · 1 bisa didatangi tanpa janjian

AlamBergantung cuaca

Titik pandang Merapi

Gardu sederhana di ujung jalan kampung. Paling jernih sebelum pukul tujuh pagi. Lewat itu awan biasanya sudah naik dan puncaknya tertutup sampai sore.

Paling baik Sebelum pukul 07.00TODO: jarak dan lama berjalan dari balai

  • BudayaPerlu pesan

    Lapangan jemparingan

    Panahan tradisional, dimainkan sambil duduk bersila.

    Panahan tradisional, dimainkan sambil duduk bersila. Busur dan anak panahnya disediakan. Selalu ada warga yang mendampingi, termasuk kalau kamu baru pertama kali memegangnya.

    TODO: jumlah set busur

  • Kegiatan wargaPerlu pesan

    Kebun konservasi anggrek

    Kebun anggrek yang dirawat satu orang warga.

    Koleksinya dikumpulkan dari berbagai daerah di Nusantara, bukan anggrek yang tumbuh liar di lereng sini. Kamu bisa lihat langsung cara merawatnya dari orang yang mengerjakannya tiap hari, lalu mencoba sendiri memperbanyak satu tanaman.

    TODO: jumlah jenis yang dirawat. Klaim 'anggrek lereng Merapi' sudah DIBUANG dari entri ini — brief copywriting Bagian 7 menyatakan koleksinya dari berbagai daerah di Nusantara, bukan endemik lereng. Jangan dikembalikan.

  • Kegiatan wargaDengan pemberitahuan

    Rumah ternak lebah

    Sarang lebah klanceng di pekarangan warga.

    Sarang lebah klanceng yang dipelihara di pekarangan warga. Madunya dipanen berkala dan dijual lewat UMKM desa. Jadi yang kamu lihat memang kegiatan yang berjalan, bukan peragaan.

    TODO: jenis lebah dan musim panen

Sebelum berangkat

Keterangan praktis yang dulu berdiri sebagai halaman Fasilitas sendiri. Dipindahkan ke sini karena inilah saat orang benar-benar membacanya — sesudah tahu apa yang mau didatangi, sebelum menentukan hari.

Menginap

Kamar di rumah warga, bukan penginapan yang berdiri sendiri. Tuan rumah tinggal di rumah yang sama.

  • Kamar homestaySarapan disiapkan tuan rumah. Biasanya kamu sudah ikut duduk di dapur sebelum sempat diajak. Jumlah kamar tiap rumah ada di halaman Homestay. — TODO: jumlah rumah dan jumlah kamar seluruhnyaTersedia
  • Kamar mandi dan airSebagian rumah punya kamar mandi dalam, sebagian berbagi satu kamar mandi luar. Airnya dari mata air, dingin sepanjang tahun. Tidak ada pemanas. — TODO: berapa rumah yang kamar mandinya di dalamSebagian
  • Musala dan MCK umumTersedia di dekat balai dan di dekat area kegiatan, jadi tidak perlu kembali jauh di tengah rangkaian acara. — TODO: jumlah dan letak persisnyaTersedia

Berkumpul

Dipakai bergantian dengan kegiatan warga sendiri, jadi jadwalnya dicek dulu.

  • Balai pertemuan wargaTitik kumpul rombongan begitu turun dari kendaraan. Di sinilah sambutan dan penjelasan rute diberikan sebelum berjalan, dan ke sini pula rombongan kembali kalau hujan turun di tengah kegiatan. — TODO: kapasitas sebenarnyaTersedia

Makan

Dimasak di rumah warga pada hari itu juga, bukan disiapkan jauh sebelumnya.

  • Warung dusunBeberapa warung kecil dengan menu terbatas — nasi, mi, gorengan, kopi. Cukup untuk mengganjal, bukan untuk makan rombongan. — TODO: jumlah warung dan jam tutupnyaTersedia
  • Makan rombonganMasakan rumahan yang dimasak warga sendiri. Menunya dipesan lebih dulu supaya bahannya diambil segar pagi itu juga. — TODO: tenggat pemesanan dan jumlah porsi maksimalPerlu pesan
  • Pantangan makananTanpa daging, tanpa santan, atau alergi tertentu bisa diatur. Sebutkan saat memesan, bukan saat sudah duduk di meja.Dengan pemberitahuan

Sampai dan berkeliling

Jalan aspal sampai balai desa, makadam di atasnya.

  • Area parkirAda di mulut dusun, bukan di tengahnya. Jalan kampung jadi tetap lengang, dan kamu masuk dengan berjalan kaki — seperti tamu yang bertandang. — TODO: daya tampung bus, mobil, motorTersedia
  • Pemandu jalurPemandu warga yang bergilir. Wajib untuk jalur atas karena percabangannya banyak dan tidak semuanya berpatok. — TODO: jumlah pemandu yang aktifPerlu pesan

Keselamatan

Batur berada di lereng gunung yang masih aktif, dan itu tidak disembunyikan dari tamu.

  • Jalur dan titik kumpul evakuasiJalur serta titik kumpulnya ditandai, dan pemandu tahu ke mana rombongan dibawa kalau ada perintah turun. Yang menginap diberi tahu letaknya pada malam pertama. — TODO: verifikasi ke pengurus penanggulangan bencana desaTersedia
  • Pertolongan pertamaSetiap pemandu membawa kotak P3K. Untuk yang lebih dari lecet dan keseleo, penanganannya di luar desa. Lihat catatan apotek dan klinik di bawah. — TODO: adakah bidan atau tenaga kesehatan yang tinggal di dusunSebagian

Yang belum ada di Batur

Ditulis supaya tamu tidak datang membawa harapan yang tidak bisa dipenuhi dusun ini.

  • Mesin kartu dan ATM

    Tidak ada di dusun. Semua pembayaran tunai, atau transfer sebelum datang. Siapkan uang tunai dari kota.

  • Sinyal di jalur atas

    Sinyal menipis begitu meninggalkan permukiman dan hilang di jalur atas. Titipkan rencana perjalanan ke pemandu sebelum naik.

  • Jalur kursi roda

    Balai desa dan sebagian rumah bisa dicapai. Jalur jelajahnya tidak. Kabari sebelum datang, nanti singgahnya kami atur.

  • Apotek dan klinik

    Tidak ada di dusun. Bawa obat pribadi secukupnya, terutama obat rutin — jangan mengandalkan bisa membeli di sini.

Mau melihat sendiri

Sebagian bisa didatangi kapan saja, sebagian perlu dikabari dulu.

Pokdarwis yang mengatur siapa yang mendampingi dan kapan waktunya. Supaya kegiatan warga tidak terganggu, dan supaya kamu tidak datang saat kebetulan tidak ada orang.

Pesannya sudah terketik, tinggal dikirim. Balasan biasanya di jam kerja — Dewi Batari dikelola pengurus yang juga bertani.