Lompat ke konten utama
Dewi Batari
Semua kabar
Kegiatan

Mahasiswa KKN UNY Ajak Siswa SD Negeri Kepuharjo Belajar dan Berkarya melalui Puisi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut mengenalkan sastra kepada siswa melalui program kerja individu “Belajar dan Berkarya melalui Puisi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 bersama siswa kelas IV SD Negeri Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman

Program ini dilaksanakan sebagai kegiatan literasi yang mengajak siswa untuk mengenal puisi sekaligus mencoba menulis karya mereka sendiri. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi tentang puisi, tetapi juga mendampingi siswa selama proses menulis. Siswa dibantu untuk menemukan ide, memilih tema, dan mengembangkan gagasan yang mereka miliki menjadi sebuah puisi. Dengan cara tersebut, siswa dapat belajar puisi melalui kegiatan yang dekat dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai pengertian puisi dan beberapa unsur dasar dalam puisi, seperti larik, bait, irama, dan rima. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Mahasiswa KKN juga memberikan contoh puisi dengan tema kasih sayang seorang ibu kepada anak yang diibaratkan seperti hangatnya matahari di pagi hari. Melalui contoh tersebut, siswa diajak memahami bahwa puisi dapat digunakan untuk menyampaikan perasaan dan cerita melalui kata-kata sederhana.
Setelah materi disampaikan, siswa mulai membuat puisi masing-masing. Mereka diberikan kebebasan untuk menentukan tema sesuai dengan pengalaman, imajinasi, maupun hal-hal yang mereka sukai. Selama proses menulis, mahasiswa KKN mendampingi siswa yang masih mengalami kesulitan, terutama dalam menemukan ide, memilih kata, dan menyusun gagasan menjadi beberapa bait.
Kegiatan menulis berlangsung dengan suasana yang cukup interaktif. Siswa mulai menuangkan berbagai cerita dan pengalaman mereka ke dalam puisi. Tema yang dipilih juga cukup beragam, seperti keluarga, cita-cita, persahabatan, hewan kesayangan, alam, dan kehidupan sehari-hari. Dari puisi yang dibuat, terlihat bahwa setiap siswa memiliki cerita dan cara masing-masing dalam menuangkan apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Setelah selesai menulis, seluruh siswa mendapat kesempatan untuk membacakan hasil karyanya di depan teman-teman secara bergantian. Satu per satu siswa maju untuk membacakan puisi yang telah mereka buat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan hasil tulisannya, tetapi juga melatih keberanian mereka untuk berbicara dan tampil di depan kelas.
Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN memberikan sebuah buku cerita kepada setiap siswa setelah mereka selesai membacakan puisinya. Pemberian buku tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih tertarik membaca dan terus mencoba membuat karya. Suasana kegiatan pun menjadi semakin menyenangkan karena siswa mendapatkan penghargaan atas keberanian mereka untuk tampil dan membacakan karya.
Puisi yang telah dibuat oleh siswa kemudian dikumpulkan dan disusun menjadi sebuah antologi berjudul “Setitik Kata dari Tanjakan”. Penyusunan antologi ini menjadi lanjutan dari kegiatan menulis yang telah dilakukan di kelas. Karya siswa tidak hanya dikumpulkan sebagai tugas, tetapi juga diolah menjadi satu kumpulan puisi yang dapat dibaca dan disimpan sebagai dokumentasi. Antologi tersebut dibuat dalam dua bentuk, yaitu buku cetak dan e-book. Buku cetak disiapkan sebagai dokumentasi fisik yang dapat disimpan oleh sekolah, sedangkan e-book menjadi dokumentasi dalam bentuk digital yang lebih mudah disimpan dan dibagikan. Dengan adanya dua bentuk tersebut, karya siswa dapat tetap terdokumentasi meskipun kegiatan KKN telah selesai. Rangkaian program kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dua buku fisik antologi puisi dan ebook kepada SD Negeri Kepuharjo pada 16 September 2026. Selain diserahkan kepada pihak sekolah, buku fisik hasil karya siswa juga diberikan kepada Bapak Dukuh Batur pada 27 September 2026. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir program yang sebelumnya dimulai dari kegiatan pembelajaran dan penulisan puisi pada 13 Agustus 2026.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini memberikan pengalaman untuk terlibat langsung dalam kegiatan literasi bersama siswa sekolah dasar. Mahasiswa tidak hanya mendampingi siswa selama proses menulis, tetapi juga ikut mengolah hasil tulisan mereka hingga menjadi sebuah antologi. Proses tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena karya yang awalnya hanya ditulis di dalam kelas dapat dikembangkan menjadi sebuah buku.
Program “Belajar dan Berkarya melalui Puisi” juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mengajak siswa untuk lebih aktif berekspresi melalui tulisan. Puisi dipilih karena siswa dapat menggunakannya untuk menceritakan hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka, mulai dari keluarga, teman, hewan kesayangan, hingga cita-cita. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar tentang unsur-unsur puisi, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam menulis dan membacakan karya sendiri.
Kehadiran buku cetak dan e-book menjadi penutup dari rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Agustus hingga September. Mulai dari belajar mengenal puisi, menulis, membacakan karya, hingga menyusun antologi, seluruh proses tersebut menjadi bagian dari pengalaman siswa dalam berkarya. Antologi “Setitik Kata dari Tanjakan” diharapkan dapat menjadi dokumentasi yang mengingatkan siswa bahwa cerita, pengalaman, dan ide sederhana yang mereka miliki juga dapat dituangkan menjadi sebuah karya.

Bagikan kabar iniWhatsApp

Kabar ini ditulis pengurus Pokdarwis Dewi Batari. Ada yang ingin ditanyakan atau dikoreksi? Hubungi kami lewat kontak di kaki halaman.

Kabar serupa

Lihat semua kabar