
Mahasiswa KKN UNY Kembangkan Paket Wisata Konservasi Anggrek “Mini Orchid Bottle” di Dusun Batur
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperluas kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berbasis potensi lokal. Salah satu wujudnya dilaksanakan oleh Kelompok KKNM-32146 UNY melalui kegiatan “Pembuatan Paket Wisata Anggrek dan Short Video Promosi Anggrek (Mini Orchid Bottle)” di Padukuhan Batur, Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Program ini dilaksanakan oleh Kelompok KKNM-32146 yang beranggotakan 10 mahasiswa UNY, dengan Dr. Eka Ary Wibawa, S.Pd., M.Pd. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kelompok ini menyasar kebun konservasi anggrek di Dusun Batur yang selama ini dikelola secara mandiri oleh Warjana, satu-satunya pengelola kebun tersebut. Berbeda dari sejumlah destinasi lain di kawasan lereng Merapi, lokasi ini memang tidak menyuguhkan pemandangan langsung Gunung Merapi, namun daya tariknya justru terletak pada koleksi anggrek yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara, bukan sekadar jenis endemik setempat.
Warjana menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan Lab Kultur Jaringan Anggrek dan Konservasi Anggrek Spesies Nusantara, tempat budidaya berbagai anggrek asli Nusantara seperti Vanda tricolor dan Vanda foetida. Menurutnya, pengembangan anggrek di Dusun Batur diarahkan untuk dua tujuan sekaligus, yaitu peningkatan ekonomi warga dan pengembangan ilmu pengetahuan.
“Di Lab Kultur Jaringan Anggrek dan Konservasi Anggrek Spesies Nusantara ini merupakan tempat budidaya anggrek spesies Nusantara, di antaranya Vanda tricolor, Vanda foetida, dan beberapa jenis lainnya. Kami mengembangkan anggrek karena anggrek bisa dijadikan komoditas untuk meningkatkan ekonomi sekaligus ilmu pengetahuan. Dari sisi ekonomi, anggrek bisa menjadi oleh-oleh atau suvenir apabila suatu saat berkunjung ke Padukuhan Batur ini. Untuk budi dayanya sendiri, di tempat kami ada dua metode, yaitu secara konvensional melalui split atau pemisahan rumpun dan melalui kultur jaringan atau kultur in vitro. Hasil dari kultur jaringan inilah yang nantinya bisa menjadi suvenir menarik dan buah tangan bagi wisatawan yang berkunjung ke Dewi Batari, Padukuhan Batur,” jelas Warjana.
Selama ini, kebun konservasi anggrek milik Warjana sudah menghasilkan produk bernama Mini Orchid Bottle, yaitu tanaman anggrek mini yang ditanam dan dikemas dalam botol kaca, dijual dengan harga Rp29.000 per botol. Produk ini dapat bertahan sekitar tiga bulan di dalam botol sebelum kemudian dapat dipindahkan ke media tanam luar agar anggrek terus tumbuh. Meski produknya sudah tersedia, Warjana mengaku menghadapi kendala dalam hal promosi dan pengaturan pemesanan.
“Kami sudah memiliki produk Mini Orchid Bottle, namun selama ini masih mengalami kendala dalam hal promosi. Untuk pemesanan pun tidak bisa dilakukan secara mendadak; minimal reservasi tujuh hari sebelumnya agar kami dapat menyiapkan media tanam dan bibit anggreknya dengan baik,” ujar Warjana.
Menjawab kendala tersebut, Kelompok KKNM-32146 mengembangkan Mini Orchid Bottle menjadi sebuah paket wisata edukasi yang lebih terstruktur, diberi nama Paket Wisata Konservasi Anggrek Batur Berdikari. Paket ini dirancang dengan lima tahapan pengalaman bagi wisatawan, yaitu Explore, Learn, Create, Take Home, dan Photo Spo dengan biaya Rp29.000 per peserta dan minimal lima peserta setiap kali kunjungan. Melalui paket ini, wisatawan tidak hanya membeli produk anggrek mini, tetapi juga diajak mengenal proses konservasi, belajar tentang jenis dan perawatan anggrek, hingga membuat serta membawa pulang Mini Orchid Bottle hasil karya sendiri.
Penyusunan paket wisata ini didahului dengan tahap penggalian data lapangan. Pada 1 Agustus, tim melakukan observasi dan wawancara dengan Warjana terkait konservasi, jenis, perawatan, dan penjualan anggrek di Dusun Batur untuk menggali potensi yang kemudian dijadikan bahan konten video promosi. Proses dilanjutkan pada 21 dan 23 Agustus dengan pengambilan gambar dan video (shooting) yang merekam proses konservasi maupun produk Mini Orchid Bottle secara langsung di lokasi. Rangkaian konten yang telah disusun tersebut rencananya akan dipublikasikan dalam bentuk soft file pada 25 & 26 September melalui akun Instagram Dewi Batari, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Paket Wisata Konservasi Anggrek Batur Berdikari kepada khalayak yang lebih luas sekaligus membantu Warjana mengatasi kendala promosi yang selama ini dihadapi.
Program pengembangan paket wisata konservasi anggrek ini berkontribusi terhadap pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan edukasi konservasi anggrek bagi wisatawan mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, sedangkan penciptaan paket wisata sebagai sumber pemasukan tambahan bagi pengelola kebun selaras dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Pemanfaatan koleksi anggrek yang dikelola secara berkelanjutan turut mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, sementara upaya konservasi anggrek itu sendiri berkontribusi pada SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pelestarian keanekaragaman jenis anggrek dari berbagai daerah di Nusantara. Kolaborasi antara mahasiswa KKN UNY dan pengelola konservasi anggrek Dusun Batur turut memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui program ini, Kelompok KKNM-32146 UNY berharap Paket Wisata Konservasi Anggrek Batur Berdikari dapat membantu memperluas jangkauan promosi kebun konservasi anggrek Dusun Batur, sekaligus mendorong konservasi anggrek dan penguatan ekonomi lokal berjalan berdampingan secara berkelanjutan.
Kabar ini ditulis pengurus Pokdarwis Dewi Batari. Ada yang ingin ditanyakan atau dikoreksi? Hubungi kami lewat kontak di kaki halaman.
Kabar serupa
Lihat semua kabar
Kegiatan
Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Literasi Keuangan kepada Siswa SD Negeri Kepuharjo melalui Kreasi Celengan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut mengenalkan literasi keuangan kepada siswa melalui program kerja individu "Edukasi Literasi Keuangan Gemar Menabung dan Kreasi Dekorasi Celengan". Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus bersama siswa kelas IV SD Negeri Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Pokdarwis Batur4 menit baca
Kegiatan
Mahasiswa KKN UNY Ajak Siswa SD Negeri Kepuharjo Belajar dan Berkarya melalui Puisi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut mengenalkan sastra kepada siswa melalui program kerja individu “Belajar dan Berkarya melalui Puisi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 bersama siswa kelas IV SD Negeri Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman
Pokdarwis Batur4 menit baca
Kegiatan
Mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta Edukasi Strategi Pemasaran dan Dampingi Pengembangan Media Promosi UMKM Batur
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan edukasi strategi pemasaran dan pendampingan pengembangan media promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Batur. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN UNY yang ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memahami strategi pemasaran sekaligus meningkatkan cara mereka mengenalkan produk kepada konsumen.
Pokdarwis Batur4 menit baca
