Lompat ke konten utama
Dewi Batari
Semua kabar
Kegiatan

Mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta Pemetaan Homestay Desa Wisata Batur Berdikari sebagai Upaya Memperkuat Ekonomi Warga dalam Mendukung SDG 8

Mahasiswa KKN UNY memetakan 16 homestay warga Dusun Batur, Cangkringan, Sleman, dan menyusun basis data serta peta sebaran untuk Desa Wisata Batur Berdikari. Hasilnya menjadi pijakan pengurus menawarkan paket live-in secara lebih efektif kepada calon tamu.

Sepuluh mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Kelompok KKNM-32146 memetakan homestay milik warga di Dusun Batur, Kalurahan Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, sepanjang Juli hingga September 2026. Kegiatan ini menghasilkan basis data dan peta sebaran homestay Desa Wisata Batur Berdikari (Dewi Batari) yang sebelumnya belum pernah terhimpun rapi. Pemetaan ini dirancang menjadi pijakan pengurus desa wisata untuk menawarkan paket live-in secara lebih efektif kepada calon tamu.

Homestay di Dusun Batur tumbuh dari prakarsa warga sendiri tanpa koordinasi terpusat. Rumah-rumah menerima tamu seiring meningkatnya kunjungan ke lereng Merapi, namun pertumbuhan itu berjalan tanpa pencatatan — kapasitas kamar, kondisi fasilitas, harga, dan kontak pemilik tersebar di ingatan masing-masing. Akibatnya pengurus desa wisata kesulitan menjawab pertanyaan dari calon rombongan dan permintaan live-in sering terlewat.

Pemetaan dikerjakan bersama pengurus Desa Wisata Batur Berdikari, para pemilik homestay, dan Pemerintah Kalurahan Kepuharjo di bawah Lurah Heri Suprapto. Tim diketuai Muhammad Kaisan Haedar (Pariwisata), dengan anggota dari Pariwisata: Kurniawan Dwi Aryaseta, Putra Parikesit, Edwinda Muhammad Hafidz Nur Arfani Santosa; Sastra Indonesia: Annisa Latifathuzahra, Yona Puspica; serta Manajemen: Kharisma Putri Handayani, Darmyati, Novel Agnes Dwi Tamarasari, Marsyanda Efrilian.

Hasil pemetaan yang tercapai:

• 16 homestay terdata beserta nama pemilik, kontak, dan identitas visual

• Peta sebaran lokasi homestay dalam versi digital dan cetak

• Profil tiap homestay memuat kapasitas kamar, daya tampung tamu, fasilitas, dan kisaran harga

• Checklist standar kelayakan homestay sebagai acuan pembenahan mandiri

• Integrasi data homestay ke peta wisata dusun dan website resmi Dewi Batari

• [jumlah] homestay terdata beserta identitas dan kontak pemiliknya

• Peta sebaran lokasi homestay di Dusun Batur dalam versi digital dan cetak

• Profil tiap homestay memuat kapasitas kamar, daya tampung tamu, fasilitas, dan kisaran harga

per malam

• Checklist kelayakan homestay sebagai acuan pembenahan mandiri bagi pemilik

• Integrasi data homestay ke peta wisata dusun dan website resmi Dewi Batari

Pengalaman serupa di daerah lain menunjukkan dampak signifikan. Penelitian UNY di Kampung Homestay Dusun Ngaran II, Borobudur mencatat pendapatan pemilik homestay meningkat dari Rp1,5–2,5 juta (2016) menjadi Rp2,5–3,5 juta (2017), melampaui Rp3,5 juta saat musim ramai. Kenaikan terjadi setelah kampung diresmikan dan meluncurkan situs web, sehingga tamu tidak lagi bergantung rujukan 'tukang ojek' saja. Studi itu juga mencatat warga tanpa homestay nyaris tidak merasakan kenaikanpendapatan—sehingga pemerataan manfaat melalui usaha catering, pemandu, dan penjual suvenir perlu direncanakan sejak awal.

Pemetaan ini bertaut dengan Target 8.9 SDG 8 (pariwisata berkelanjutan yang menciptakan lapangan kerja serta mempromosikan budaya dan produk lokal). Jalurnya sederhana: data lengkap memudahkan promosi, promosi menarik tamu untuk menginap, dan tamu yang menginap menambah pendapatan warga. Karena homestay di Dusun Batur dijalankan sebagai usaha rumah tangga, pemetaan ini juga mendukung Target 8.3 tentang pertumbuhan usaha mikro dan kecil.

Kegiatan ini berjalan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Eka Ary Wibawa, S.Pd., M.Pd. Program tersebut mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 tentang mahasiswa berkegiatan di luar kampus, IKU 3 tentang dosen berkegiatan di luar kampus, dan IKU 7 tentang kelas yang kolaboratif dan partisipatif. Semangat itu sejalan dengan tema "Diktisaintek Berdampak" dan komitmen UNY Berdampak, yakni menghadirkan karya kampus yang terasa manfaatnya oleh masyarakat.

Tim berharap basis data dan peta homestay ini menjadi pijakan pengelolaan akomodasi Dewi Batari, sekaligus contoh yang dapat ditiru desa wisata lain di lereng Merapi. Pembaruan data secara berkala menjadi pekerjaan rumah berikutnya bagi pengurus desa wisata.

Kontak media: Susur Batur — 085177019894

Bagikan kabar iniWhatsApp

Kabar ini ditulis pengurus Pokdarwis Dewi Batari. Ada yang ingin ditanyakan atau dikoreksi? Hubungi kami lewat kontak di kaki halaman.

Kabar serupa

Lihat semua kabar